"SELAMAT DATANG DI 96.5 RAMALOKA FM SERANG "Sobat Anda Disegala Suasana"

Ramaloka FM Serang: Music
Artikel Terbaru :
/>

Latest Post

Showing posts with label Music. Show all posts
Showing posts with label Music. Show all posts

"Sebuah Rasa" Agnez Mo

Ramaloka - Tekun mengejar karier di mancanegara tak membuat AGNEZ MO melupakan Indonesia. Justru di tengah jadwal padatnya dan kehidupan di dua negara Amerika - Indonesia itulah AGNEZ MO menemukan formula untuk terus menancapkan kukunya di kancah musik.

Dan akhirnya AGNEZ MO kini hadir dengan satu single balada yang begitu melekat namanya. 

Sebut saja lagu 'Cinta di Ujung Jalan', 'Teruskanlah', 'Matahariku' dan banyak lagi. Seluruh lagu balada yang dirilis AGNEZ MO harus diakui tetap melekat di pikiran dan hati pecinta musik.

Adalah lagu 'Sebuah Rasa' yang kini menarik perhatian dara bernama asli Agnes Monica itu. Single balada tentang cinta tersebut merupakan ciptaan Dewiq & Pay Burhan yang kredibilitasnya dalam hal meramu lagu tak perlu diragukan lagi. Tapi itu bukan satu-satunya alasan. AGNEZ MO meminang lagu ini lantaran Arie SW atau biasa di sebut Pak IIN dari Aquarius Musikindo yang juga rekan kerjanya sejak awal berkarier, telah memilihkan lagu ini untuknya.

"Sejak saya merilis 'Pernikahan Dini', saya sudah bekerjasama dengan Pak Iin. Beliau dan Team Aquarius Musikindo sudah seperti saudara. Dan single ini adalah pilihan almarhum dan saya percaya sama beliau. Sedih juga ini harus jadi proyek terakhir bersama beliau, dan Beliau belum sempat melihat hasil dari pengerjaan Project ini 'Sebuah Rasa'," kisah AGNEZ MO.

AGNEZ MO bersama Team Aquarius Musikindo pun mengajak Erwin Gutawa untuk memproduseri single barunya. Meski rilisan ini mempunyai jarak waktu yang cukup panjang dengan single AGNEZ MO di Indonesia, namun itu tak jadi masalah. Bagi perempuan yang telah meraih belasan piala di kancah penghargaan Internasional tersebut, semua unsur dalam lagunya haruslah diperhitungkan. Bahkan ketika memilih lagu, AGNEZ MO tak mau sembarangan.

"Buat saya, lagu itu harus klik dulu, saya banget dan juga masuk di kuping audience. Dan itu butuh waktu yang panjang. Ya kita picky lah tapi demi kebaikan semua," tutur AGNEZ MO.

Dunia ternyata bisa menjadi sangat rumit hanya gara-gara sebuah rasa bernama cinta. Hal itulah yang mencoba disampaikan Dewiq & Pay lewat lagu gubahannya kali ini. Dan briliannya, Agnez Mo sanggup menterjemahkannya dengan magis.

Karakter vokal Agnez Mo yang sangat khas dan cukup akrab di telinga membuat keseluruhan lirik di 'Sebuah Rasa' sangatlah hidup. Rasa sakit yang sebegitunya karena dilukai oleh cinta, namun tak juga mau mulai mengakhiri semua. Ironis memang, namun nyatanya memang sebegitunya cinta. Percaya atau tidak, hal itu banyak terjadi.

Erwin Gutawa tahu benar takaran orkestra yang tepat untuk dijalin dengan suara Agnez Mo. Susunan musik yang diraciknya seolah saling bersautan bahkan melebur dengan perasaan yang coba untuk dituangkan. Tak hanya itu, selipan paduan suara di bagian klimak lagu membuat semua begitu dramatis. Bukan hanya pelengkap, namun juga bagian dari menu utama di lagu ini. Bersiap-siaplah untuk memasukkan lagu ini dalam playlist karaoke kamu.





Atiek CB - Mendekati Gila

Ramaloka - Kembalinya Atiek CB di industri Musik ternyata mendapat respon yang positif dari masyarakat. Lagu Selalu Cinta yang sebelumnya popular di tangan Kotak pun kembali jadi hit dan masuk charts berbagai Radio di Indonesia. 

Mematahkan anggapan bahwa artis senior kurang diterima ketika kembali berkarya. Bahkan tak kurang dari media sebesar  Kompas juga menurunkan liputan satu halaman penuh, satu hal yang jarang mereka lakukan untuk seorang artis. ‘Selalu Cinta’ baru babak pemanasan, karena kini sang legend siap kembali dengan single ke 2 ‘Mendekati Gila yang dia garap bersama Posan Tobing (ex-Kotak, The Winner). 



Sebuah komposisi Rock yang  Atiek CB juga terlibat dalam menetukan aransemen musiknya. Kolaborasi mereka memang sangat cocok karena sejak lama Posan mengagumi Atiek CB dan tahu persis lagu seperti apa yang tepat.

Mendekati Gila sekaligus memberikan warna lain diantara solois perempuan sekelas Diva. Atiek CB masih tetap dengan karakter kuat dan cara bernyanyi yang dikenal sangat ekspresif. Meskipun tidak pernah terjebak dalam satu genre music nama Atiek CB tak bisa lepas dari julukan Lady Rocker papan atas Indonesia. Bersama Nicky Astria dan Ita Purnamasari mereka adalah ‘Tiga Diva’ dalam versi yang berbeda. Atiek CB juga masih sangat mengikuti perkembangan  music dengan menyebut Foo Fighters dan Kings of Leon  diantara favoritnya.

Bekerja sama dengan musisi – musisi muda berbakat yang tengah populer selalu menjadi tantangan tersendiri bagi Atiek CB. ‘ Posan adalah partner  yang tepat untuk musikku yang sekarang, dia faham apa yg aku mau’ , pujinya.  Sementara Posan menambahkan ‘ mbak Atiek memberi semangat luar biasa, tak ada batasan senior junior, itu bikin semakin nyaman ngerjain musiknya” . Posan juga berharap Atiek CB akan terus berkarya di dunia Musik Indonesia karena gaungnya tak pernah hilang .

Seperti kita ketahui Atiek CB memiliki puluhan hits legendaries yang masih sering terdengar dan dinyanyikan banyak orang sampai sekarang.. Dan untuk mencapai itu Atiek CB selalu total dalam mengerjakan sebuah karya. Nama – nama musisi besar Indonesia seperti A. Riyanto, Cecep AS ,Erwin Gutawa, Indra Lesmana, Youngky Soewarno, KLA Project, Thomas Ramdhan (Gigi), hingga Duo Pay dan Dewiq pernah terlibat menggarap albumnya. Selain album solo Atiek CB jg tercatat pernah berduet maupun trio dengan banyak artis dari pop sampai Rock.

Sobat MD,  Selalu Cinta dan Mendekati Gila ini akan ada di album Atiek CB  “Terbaik Dari Aku” yg dirilis oleh Warner Music Indonesia. Single Mendekati Gila ini sekaligus sebagai moment dirilisnya album tersebut  tepat di tanggal 5 Agustus 2016.


NOAH MERILIS ULANG “SAJADAH PANJANG”

Ramaloka - Kekuatan lirik dan musik kerap membuat kita terdiam sejenak. Merenung akan makna yang terkandung di dalamnya. Lirik yang kuat dengan balutan musik yang sesuai menjadi doa lain yang bisa menyentuh hati banyak orang. Kekuatan musik tak terbatas. Melintas batas menjadi energi spiritual yang abadi. 

Menyambut bulan suci Ramadan 2016 ini Ariel, Uki, Lukman dan David dari NOAH dan Musica Studio’s merilis single yang selama ini begitu populer. 

“Sajadah Panjang,” Sebuah lagu lama dari Bimbo yang mereka bawakan tahun 1984 dengan lirik dari pujangga dan sastrawan Indonesia, Taufik Ismail. NOAH mencoba membuat tafsir ulang lagu dengan lirik luar biasa penuh makna ini menjadi komposisi baru yang indah dengan bungkus musik yang menawan. Alunan piano yang sejuk menempel lekat pada vokal Ariel yang seperti ikut berdoa, bersujud,  dan memohon ampun pada Tuhan sang pencipta. 
 “Semoga lagu ini menjadi komposisi yang bisa diterima di Musik Indonesia dalam menyambut bulan suci Ramadhan dan menjelang dirilisnya album NOAH Sings Legends,’ kata Indrawati Widjaja dari Musica Studio’s. Untuk  pemilihan lagu “Sajadah Panjang” sendiri menurut Indrawati Widjaja dari Musica Studio’s menjadi yang pertama bagi NOAH untuk merilis lagu dengan tema religi. “Kebetulan 2 tahun belakangan ini kami merasakan kalau lagu “Sajadah Panjang” yang di populerkan Bimbo ini sangat pas dan sesuai kalau di nyanyikan kembali oleh NOAH. 
Harapan kami lagu “Sajadah Panjang” ini bisa diterima dengan baik. Lagu yang sangat bagus, terkenal dan bermakna dalam,  Demikian pula NOAH yang memiliki banyak penggemar di Indonesia. Dengan kolaborasi ini semoga dapat diterima oleh para pecinta musik di Indonesia, khususnya warga Muslim di Indonesia.
Menurut gitaris Uki mewakili NOAH,  “Lagu ini akan masuk album NOAH Sings Legends. Kebetulan keluarnya pas mendekati bulan puasa, jadi single pertamanya dipilih “Sajadah Panjang”. Lagu ini dulu pernah dibawain sama NOAH juga, jadi sekarang diaransmen ulang buat album.” 
Menurut NOAH sudah waktunya saat ini mereka memberikan penghargaan kepada karya musik dari para legenda abadi musik Indonesia Sejarah musik pop Indonesia harus bisa selalu dikenang di tanah air tercinta, yaitu salah satunya dengan cara diperdengarkan kembali oleh band yang banyak digemari di Indonesia seperti NOAH. 
NOAH berhasil menghasilkan kompisisi “Sajadah Panjang” memiliki nyawa baru dengan aransemen musik menawan dan megah. Semoga komposisi ini bisa diterima dengan baik di musik Indonesia. Juga menjadi doa yang menemani bulan Ramadan dan Lebaran tahun 2016 ini. 

Anang Ashanty Bukan Untuk Sembarang Hati

Ramaloka - Anang Hermansyah & Ashanty Hermansyah adalah pasangan suami istri sekaligus pasangan duet yang selalu menunjukkan kemesraan ketika berduet dalam karya lagu dan musik, 
Kini pasangan tersebut kembali menunjukkan mahakaryanya berupa lagu duet yang berjudul  “ Bukan Untuk Sembarang Hati “


Single duet yang penuh romansa percintaan ini adalah sebuah lagu yang pernah di populerkan oleh kelompok band “ SHE “ yang mana lagu tersebut di arransemen ulang dengan konsep yang sederhana, yaitu mengusung tema pop romantic.
Lagu yang ringan dengan instrument sederhana diyakini oleh Anang Hermansyah dapat memberikan nuansa berbeda diantara karya – karya Anang Hermansyah sebelumnya dan dapat menginspirasi bagi pendengarnya.
Kualitas bermusik dan persiapan matang dan dukungan insan musik Indonesia menjadi semangat tersendiri bagi Anang Hermansyah & Ashanty Hermansyah menapaki industri musik Tanah Air.
Salam Musik Indonesia !


Lagu Lyla Ga Romantis

Ramaloka - 10 tahun sudah LYLA berkarya dan mewarnai musik Indonesia dengan lagu-lagu hits mereka. Band asal Pekanbaru yang terbentuk sejak tahun 2006 silam ini, berhasil mengukir catatan prestasi yang jempolan selama berkarier dengan menghasilkan 4 album  yaitu “Yang Tak Terlupakan” (2008), “Lebih Dari Bintang” (2010), “Dengan Hati” (2013) dan “Dunia Sempurna” (2014).

Di tahun 2015 lalu, LYLA kembali merilis album ke-5 mereka yang diberi judul ‘Ga Romantis’. Di album ini, LYLA hadir dengan energi baru dengan menyuguhkan banyak genre dari Funk, Reggae, Blues hingga musik etnik Indonesia, ditampilkan LYLA sebagai  proses metamorfosa dan pendewasaan dalam bermusik


Ditambah hadirnya tiga orang produser musik  hebat yaitu Krisna J. Sadrach, Stephen Santoso dan Ari Aru Renaldi, menambah kekuatan LYLA di album ini.

Meski sedikit berbeda dari album-album sebelumnya, LYLA tidak meninggalkan ciri khas mereka. Terbukti album ‘Ga Romantis’ ini diterima dengan baik oleh pencinta musik Indonesia, khususnya LYLA Community (sebutan bagi fans LYLA). Single pertama yang berjudul “Kehabisan waktu” bahkan berhasil mencuri perhatian dengan menjadi trending topic di social media pada hari pemutaran perdananya, yang saat itu dilakukan serentak di 200 radio seluruh Indonesia. Kemudian LYLA merilis single keduanya yang berjudul “Turis”, di lagu ini LYLA mengeksplor musik mereka dengan sentuhan reggae dan memasukkan unsur bunyi alat musik traditional seperti ukulele. Album ini pun berhasil terjual lebih dari 200.000 copy sejak pertama kali dirilis pada akhir tahun 2015 lalu.

Kini LYLA kembali merilis single ketiga dari album ‘Ga Romantis’, dengan lagu yang berjudul sama seperti judul albumnya, “Ga Romantis”. Lagu yang diciptakan oleh Naga ini bercerita tentang permintaan maaf seseorang kepada kekasihnya karena merasa dirinya bukan tipikal orang yang romantis. “Idenya datang dari pengalaman pribadi. Jadi waktu pengerjaan album ini kan menghabiskan banyak waktu di studio dan sering pulang pagi. Sampai suatu hari aku pulang pagi, Istriku berangkat kerja. Pas bangun siang, aku baru inget kalau hari itu istriku ulang tahun. Perasaan bersalah itu menjadi ide di lagu ini”, ucap Naga.

Walau ada kata ‘romantis’, lagu ini justru tidak berkesan romantis dan melankolis. Dibantu Stephan Santoso sebagai music director, LYLA membuat lagu ini dengan musik yang sedikit upbeat dan menghentak. Dengan daya tarik lagu pada kandungan liriknya yang cerdik, “… Aku ga mau jadi mataharimu, karna itu akan membuat ku jauh. Aku ga mau jadi bintang-bintangmu, walau indah itu juga kan jauh. Yang aku mau menjadi udaramu, selalu setia tiap hela nafasmu…”, lagu ini berpotensi jadianthem bagi para cowok yang ingin meyakinkan pacarnya bahwa romantis bukan satu-satunya pengukur rasa cinta.

Di tahun ke-10 berkarier di dunia musik, LYLA berencana akan mengelar konser 1 dekade yang akan digelar pada bulan Agustus 2016 nanti. “Harapan kami di tahun ke-10 perjalanan karier LYLA, kami masih bisa terus memberikan karya terbaik kami, lagu-lagu kami semakin bisa menghibur banyak orang dan konser 1 dekade nanti bisa berjalan lancar. Doain yah…”, tutup Naga.


New Single From Ungu “Tanpa Hadirmu”

Ramaloka - UNGU adalah sebuah nama besar. Dalam 20 tahun berkarya, UNGU merupakan salah satu grup band terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Seperti namanya, UNGU sudah mewarnai musik Indonesia dengan lagu-lagu hitsnya sejak tahun 1996. Sebut saja seperti lagu Bayang Semu, Demi Waktu, Tercipta Untukku, Kekasih Gelapku, Hampa Hatiku, Dirimu Satu, Terbaik, Aku Tahu, Andai Aku Bisa dan masik banyak lagi, membawa band UNGU pada puncak popularitas.

Sudah 12 karya album yang dibuat UNGU termasuk album religi dan single religi legendaris dengan title Andai Ku Tahu”. Berbagai prestasi dan penghargaan pun sudah dicapai hingga berhasil membawa nama band UNGU bertengger di band papan atas tanah air. Bahkan di 2 tahun terakhir saat isu bubar mulai mendera UNGU, band ini mampu bertahan dan tak berhenti menciptakan karya dengan merilis album ‘Mozaik’.

Kini di masa karier 2 dekade, UNGU akhirnya menjawab rasa penasaran dan tanda tanya besar banyak orang tentang kemana arah UNGU selanjutnya. Sebuah keputusan berat, akhirnya diambil oleh Enda, Oncy, Makki dan Rowman bahwa UNGU harus terus berjalan dengan melepas sementara sang vokalis, Pasha, yang sekarang menjabat sebagai Wakil Walikota Palu, Sulawesi Tengah.

Ditengah kesedihan para Cliquers (sebutan fans UNGU) atas keputusan UNGU, single “Tanpa Hadirmu” hadir sebagai single pertama UNGU tanpa kehadiran Pasha. “Di lagu ini, saya dan Oncy yang jadi vokalis. Kedepannya juga akan seperti itu”, ucap Enda. Lagu yang diciptakan oleh Oncy ini menceritakan tentang kesedihan dan rasa kecewa seseorang karena sebuah perpisahan. “Lagu ini mewakili perasaan seseorang yang benar-benar suka pada pasangannnya. Namun karena kehadiran pihak ketiga, akhirnya harus berpisah”, jelas Oncy.

Untuk proses penggarapan lagu ini tidak memakan waktu yang lama, UNGU dibantu banyak musisi seperti Andi Jibron, Irvan Nat dan Khrisna J. Sadrach. “Dari menulis lirik sampai guide kasar lagu ini hanya sekitar 2 jam. Yang cukup lama justru di aransemen, sekitar 5 hari sampai dapat aransemen lagunya yang terbilang layak record. Dan proses rekamannya sendiri cuma memakan waktu 2 hari“, ujar Oncy.

Ketidak hadiran Pasha di tubuh UNGU, rupanya tidak menghentikan langkah UNGU untuk terus menciptakan karya terbaik mereka untuk musik Indonesia. UNGU bahkan sedang menyiapkan album terbaru mereka. “Kami akan menjalani UNGU ber-4. Kami merelakan Pasha untuk menjalankan tugasnya dengan baik, untuk waktu yang belum ditentukan. Dan kami mendukung itu. Bagi kami, posisi Pasha di UNGU tak akan tergantikan. Walaupun begitu, kami akan terus menciptakan karya-karya kami. Kami juga berencana akan merilis album terbaru, semoga bisa diterima oleh masyarakat banyak, khususnya para Cliquers. Untuk itu, kami mohon support-nya terus buat UNGU”, tutur Enda tentang harapannya terhadap UNGU.

Kikan X Kotak “Long Live Rock N Roll”

Ramaloka - Musik Indonesia terperanjat ketika Tantri, vokalis dari Kotak memutuskan istirahat beberapa bulan menjelang kelahiran anaknya. Kerabat Kotak sempat khawatir, mereka akan cukup lama absen melihat aksi memikat vokalis Tantri, gitaris Cella dan pemain bas Chua dalam panggung-panggung rock & roll mereka.

Namun Warner Music Indonesia dan Kotak ternyata memiliki ide brilian untuk mengantisipasi hal ini. Tantri boleh saja istirahat sejenak istirahat sampai proses kelahiran usai. Namun Kotak harus long live maju terus bertemu dengan Kerabat Kotak di berbagai penjuru tanah air.

Akhirnya mereka bertemu dengan Kikan, mantan vokalis Cokelat, salah satu vokalis rock wanita Indonesia yang memiliki daya tarik performa panggung dan vokal yang sangat berkarakter kuat. Lewat serangkain diskusi akhirnya sepakat Kotak akan tampil dalam jubah barunya sementara Tantri istirahat. Kotak akan memakai nama

Kikan X Kotak. Sebagai penanda, dua ikon rock musik Indonesia ini akan bersatu. Bersatu dalam panggung, bersatu dalam lagu, dan tak menutup kemungkinan bersatu dalam album!

Sebagai peluru pertama dari kolaborasi ini, satu anthem rock & roll mereka rilis! Lagu powerfull berjudul “Long Live Rock N Roll” yang siap menerjang dan merajai chartmusik Indonesia. Komposisi penuh distorsi gitar yang menderu, untuk pertama kali juga gitaris Cella menyumbangkan suaranya beradu vokal dengan Kikan. “benar-benar pengalaman baru! Awalnya itu guide buat vokal Tantri saja, ternyata menurut Pay manarik kalau vokal saya masuk di lagu ini. Maka terjadilah suara saya pertama kali ada dalam lagu Kotak,” ujar gitaris Cella.

Hal ini akan menjadi kejutan untuk Kerabat Kotak dan tentu saja musik Indonesia. Gitaris Pay, bertindak menjadi produser di lagu baru Kikan X Kotak ini. Ini juga menandai kerjasama perdana antara Kikan dan Pay.  “Luar biasa rekaman di proyek Kikan X Kotak ini. Pertama, lagunya benar-benar  beda dari lagu-lagu yang lagi ada di radio di Indonesia. Kedua, duet sama Cella! Ketiga, bisa kerja bareng sama Pay yang jadi salah satu hero aku dari SMP, jadi satu pengalaman tak terlupakan. Spirit lagu “Long Live Rock N Roll” yang liriknya benar-benar merepresentasi perjalanan karir aku dan Kotak" tukas Kikan.

Long Live Rock N Roll bisa juga berarti semangat rock n roll itu tidak hanya sebuah propaganda yang hanya untuk dinyanyikan, tapi juga sampai ke way of life. Pelajarannya. Pengalamannya. Perjuangannya.

Single perdana “Long Live Rock N Roll” akan resmi dirilis oleh Warner Music Indonesia pada 14 Maret 2016 secara digital perdana eksklusif di iTunes dan juga streaming di Apple Music. Bertepatan dengan penampilan mereka di I Like Monday, Hard Rock Café Jakarta. Anthem “Long Live Rock N Roll” akan menandai proyek Kikan X Kotak telah lahir, siap membuat kosmik musik rock Indonesia makin bergemuruh.

Let's Get to Rock N Roll!
 

UNGU Hadir Dengan Single Terbaru Berjudul “Get Up Stand Up”.

Ramaloka - UNGU memang pandai mencari celah untuk menghadirkan lagu-lagu yang membangkitkan semangat. Kali ini, UNGU kembali hadir dengan single terbaru yang berjudul “Get Up Stand Up”. Lagu ini adalah salah satu lagu yang terdapat dalam album terbaru UNGU yang beri nama “Mozaik”.

Sebelumnya band yang terdiri dari Pasha, Enda , Onci, Makki dan Rowman ini, telah merilis beberapa lagu dari album ini. Single pertama yang cukup breaktrough yang berjudul “Terbaik”, 


Single ke-2 yang berjudul “Aku Tahu” yang video klipnya sudah ditonton 1,8juta lebih viewers di youtube, hanya dalam waktu 4 bulan sejak videoklip tersebut dirilis di youtube channel. Dan single ke- 3 yang berjudul “Andai Aku Bisa”. Album ‘Mozaik’ ini merupakan full-album yang ke-12 sepanjang rentang karier UNGU di dunia musik Indonesia.

Tidak perlu waktu lama untuk mencerna musik dan lirik lagu karya cipta dari Enda ini. “Lagu ini sebenarnya becerita tentang move on. Bahwa tidak ada gunanya patah hati, hidup itu harus berjalan dan tetap happy dijalani setiap harinya“, ujar Enda. Lagu ini memiliki nuansa musik latin dengan irama dub dan reggae yang UNGU selipkan dalam aransemen musik pop. 

Dibalut aransemen musik dari Andreas Arianto, seorangmusic producer muda berbakat Indonesia, lagu ini menghadirkan beat-beat musik yang membuat badan ikut tergerak untuk bergoyang sembari mengangkat kedua tangan keatas mengikuti irama lagu. “Ide lagu ini, awalnya gue lagi suka lagu-lagu hip hop latin, makanya ada part rap-nya di lagu ini. Terus kita masukkan juga musik mariachi, musik tradisional Mexico. Makanya ada instrumen trompet mariachi disini”, jelas Enda.

Tak heran, lagu ini pun dipilih sebagai soundtrack salah satu fim komedi Indonesia produksi Kompas TV, yang memilki judul sama dengan lagunya yaitu “Get Up Stand Up”. Film yang dibintangi oleh para Komika (bintang Stand Up Comedy) ini, adalah sebuah film drama komedi romantis yang disutradarai oleh Teezar Sjamsuddin. Film ini mengangkat sisi lain atau cerita dibalik kehidupan para komika.

Di film ini, UNGU bukan hanya menyanyikan soundtrack lagu saja, namun turut berakting dan mendapat peran di film ini. “Kita ikut bermain juga sebagai cameo, peran kita berbeda-beda. Buat UNGU, ini adalah kali kedua bermain dalam film. Jadi kita ga ada kesulitan, kebetulan perannya juga ga banyak”, ucap Enda.

Yang menarik, di film ini lagu “Get Up Stand Up” masih menggunakan vokal dari Pasha. Namun kali ini, UNGU merilis lagu ini dengan versi yang berbeda, yaitu dengan vokal Enda. Dikarenakan kesibukan Pasha yang kini menjabat sebagai Wakil Walikota Palu, UNGU tetap menunjukkan eksistensi mereka di industri musik Indonesia walau isu bubar berkali-kali menerpa band ini.


New Single Ariel Tatum “Tanpa Kata”

Ramaloka - Masih ingatkan kamu bagaimana rasanya berbunga-bunga karena cinta pertama? Coba dengarkan bagaimana Ariel Tatum menyajikan lagu barunya yang bertajuk ‘Tanpa Kata’.

Sebuah single “manis”  kembali mengingatkan kita bahwa Ariel tak hanya piawai beradu akting. Bakatnya di dunia tarik suara juga tak boleh disepelekan. Dara berusia 19 tahun itu kini kembali bernyanyi setelah beberapa tahun sempat absen dan sibuk menggeluti layar lebar maupun layar kaca.

Ariel pertama membuktikan bakat bernyanyinya saat berduet dengan Ari Lasso dalam lagu ‘Karena Aku Telah Denganmu’ pada 2012 silam. Setelah itu tak lama kemudian Ariel merilis singlenya sendiri yang tak lain adalah ciptaan Pay & Dewiq bertajuk ‘Curi-curi’.





Beberapa tahun berlalu, baru sekaranglah Ariel memiliki kesempatan untuk kembali menelurkan lagu baru. Bukannya Ariel sengaja untuk mengabaikan karier bermusiknya, namun ia memilih untuk tidak terlalu gegabah dalam membuat keputusan. Terlalu lama jeda rilis single dari karya terdahulunya menurut Ariel bukanlah masalah besar.

“Aku bukan type orang yang jalannya terburu-buru. Aku type orang yang menikmati proses. Aku nggak  suka memaksakan apapun. Kenapa lama karena selama ini aku kuliah, ada beberapa kontrak yang harus aku selesaikan dan nggak memungkinkan aku untuk promo single,” jelas Ariel.

Pilihan Ariel jatuh pada lagu ‘Tanpa Kata’ ciptaan Arie SW dan Pay ‘BIP’ ini bukanlah tanpa alasan. Ariel yang wajahnya sering menghiasi FTV tersebut mengaku langsung jatuh cinta saat lagu tersebut pertama kali diperdengarkan padanya. Musiknya yang indah dan lirik fun membuat Ariel mengiyakan lagu tersebut.

“Aku pengennya yang denger suka. Atau setidaknya jadi senyum-senyum sedikit lah mendengar liriknya yang bisa membawa kita semua ke masa-masa gila karena cinta pertama,” tuturnya ramah.


Project Solo Armand Maulana Lewat Single "Hanya Engkau Yang Bisa”

Ramaloka - Armand Maulana, adalah salah satu nama besar dari sedikit banyak musisi Indonesia yang mampu bertahan sekian lama berada di puncak popularitas. Menjaga nama baik dan eksistensi di dunia musik seorang Armand Maulana, dilaluinya dengan 26 tahun berkarya di dunia musik Indonesia dan dikenal selama 22 tahun sebagai vokalis band ternama, GIGI.

Kecintaan Armand Maulana pada musik dan talenta yang dimilikinya, membawa Armand pada karier profesionalnya sebagai vokalis yang dimulainya pada saat bergabung dengan Next Bandtahun 1990. Kemudian Armand bergabung dengan kelompok vokal yang cukup ternama Trio Libels pada tahun 1991. 


Armand pun pernah merintis karirnya sebagai solois di tahun 1992 dengan meluncurkan sebuah album perdana bertajuk ‘Kau Tetap Milikku’. Di tahun 1994, merupakan tahun bersejarah bagi karir Armand selanjutnya. Bersama band GIGI, Armand berhasil melenggang ke puncak tangga popularitas dengan mencetak belasan album dan puluhan lagu hits.

Di atas panggung, Armand dikenal sebagai sosok penyanyi yang memang lekat dengan gayarockstar dengan kemampuan vokal yang luar biasa, unik secara warna suara dan atraksi panggung. Armand seolah memberi denyut disetiap penampilan GIGI. Aksi panggung yang aktraktif yang hampir tidak pernah mempengaruhi kestabilan vokal Armand dalam bernyanyi, membuatnya menjadi salah satu penyanyi yang paling banyak diidolai oleh pencinta musik Indonesia.

Pencapaian Armand tak berhenti sampai disitu. Setelah sukses sebagai vokalis dan sempat menjadi produser untuk album sang istri Dewi Gita, Armand tidak ingin membatasi dirinya dalam berkarya untuk musik Indonesia. Kini di tahun 2016, Armand kembali memulai proyek solo-nya dengan merilis single pertamanya yang berjudul “Hanya Engkau Yang Bisa”.

Bagi Armand Maulana, project solo-nya ini adalah sebuah proyek yang berbeda dari GIGI dan sama sekali tak akan mengganggu kegiatannya bersama GIGI. Dukungan dan support pun telah diperolehnya dari personil GIGI lainnya. “Proyek solo ini sebenarnya men-service kegelisahan saya yang tak tertuangkan di GIGI. Selama 20 tahun lebih bersama GIGI, saya perlu refreshing untuk diri saya sendiri supaya saya lebih ‘baru’ lagi dalam berkarya di musik”, jelas Armand.

Lagu ‘Hanya Engkau Yang Bisa” yang diciptakan baik secara musik dan lirik oleh Lale (Gitaris Maliq ‘n The Essential), Ilman (Keyboardis Maliq ‘n The Essential) dan Nino (Vokalis RAN) ini, bercerita tentang sebuah keindahan cinta. “Lagu ini liriknya tentang cinta yang indah, si cowok/cewek menyatakan kepada pasangannya kalo loe itu soulmate gue sampai kapanpun. Gue bisa kuat, dalam keadaan lemah gue bisa berdiri kembali itu karena loe”, ungkap Armand tentang lagu terbarunya tersebut.

“Lagu ini idenya berawal dari Kang Armand, buat musiknya dia pengen agak nuansa 80/90’s gitu. Dia menyebutkan beberapa referensi yang akhirnya kita tahu seperti apa yang diinginkan Kang Armand. Untuk  tema lirik, awalnya kita agak kesulitan mengangkat itu. Karena topiknya bisa dibilang agak sedikit gak related dengan usia-usia kita. Sempet diskusi dengan Kang Armand, liriknya jangan menye-menye, kayak untuk menggambarkan ‘aku jatuh cinta’ harus bisa di-matching-in dengan figur dan usia Kang Armand juga. Untuk musik, yang mau ditonjolkan lebih ke pada musik 80/90’s sih. Kang Armand pesen banget itu, kalo bisa jangan sampai ada distorsi biar berbeda dengan lagu-lagu yang sering dibawakan oleh Kang Armand sebelumnya”, ujar Nino mewakili Lale dan Ilman.

Armand memang memiliki keinginan sejak lama untuk bisa bekerjasama dengan musisi-musisi muda berbakat Indonesia di proyek solo-nya ini. “Buat saya, musisi itu ga ada junior atau senior, yang ada dia duluan aja keluar di kancah musik Indonesia. Makanya buat saya bekerjasama baik dengan musisi yang lebih tua dari saya maupun yang lebih muda, semuanya adalah ilmu. Tapi buat saya sekarang saya pengen bekerjasama dengan musisi yang muda-muda karena memang saya pengen refresh dari segala sudut”, tutur Armand.

Selama proses rekaman pun Armand mengakui tidak menemui kesulitan, karena dirinya bersama label rekaman Trinity Optima Production sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk proyek solo ini. “Saat masuk ke project ini, saya udah menyiapkan mental dan segala macamnya. Saya itu udah pengen banget diatur, pengen di produce oleh musisi-musisi muda. Karena saya pengen kaya warna, mental saya udah siap kearah situ. Contohnya ada tehnik vokal yang saya jarang gunakan, itu baru dan jadi ilmu buat saya. Dan akhirnya jadi fresh buat saya sendiri. Ga tau ya buat orang lain, yang penting saya merasakan fresh dulu”, tambah Armand.

Demikian pula dengan harapannya, agar karya terbarunya ini dapat didengar dan dinikmati seluruh masyarakat Indonesia. “Bisa didengarkan semua orang, itu harapan saya. Paling tidak, apa yang saya inginkan, bisa me-refresh diri saya, dapat masukan baru dan ilmu baru. Dan satu lagi, mudah-mudahan bisa memberikan warna baru lagi buat musik Indonesia”, ucapnya.


Rosalina (Ka'Ros) Dengan New Single ‘’ BTYG (Beri Tepukan Yang Gemuruh) “

Ramaloka - Kepopuleran acara Dangdut Academy Asia Indosiar rupanya turut melambungkan nama salah satu komentatornya. Dialah ROSALINA MUSA atau yang akrab disapa Kak Rose , dialah komentator asal negeri seberang singapura.

Di Singapura, Rosalina Musa dijuluki sebagai Ratu Dangdut Singapura. Ia diketahui adalah seorang penyanyi dengan vokal yang kuat dan punya tarian yang catchy.

Kesuksesan sebagai juri inilah yang membuat Rosalina ingin kembali eksis di belantika musik dangdut tanah air, Sejak pertemuan dengan mirta caider inilah Rosalina semangat ingin eksis  dengan merilis dan mengenalkan mini albumnya bertajub ‘’ Mini Album Dangdut Rosalina BTYG ‘’, 


Dengan hits andalan ‘’ Beri Tepukan Yang Gemuruh (BTYG) ‘’ Cipt.Rosalina/Rosid Patra dengan nuansa musik koplo , mirta cayder dan rosid patra sebagai arrangernya.

Kita tau bahwa kiprah Rosalina sebagai juri dangdut D’Academy Asia ini memberikan dampak positif dengan mengenalkan ciri khasnya dengan memberikan tepukan yang gemuruh pada setiap penampilan para kontestan, hal inilah yang menjadi filosofi judul lagu baru ka’ ros.

Selain dikenal sebagai seorang penyanyi, Pecinta kucing dan penyuka memancing ini juga merupakan aktris berbakat yang pernah terlibat di 3 telemovies dan Drama Melayu. Fleksibilitas sejatinya membantu dia untuk memperluas genrenya dengan konsep trendi di semua genre musik , Karena kemampuannya yang bisa menyanyikan lagu di bahasa yang berbeda seperti Melayu, Inggris, Cina dan Tagalog. 

Rosalina Musa sering dilibatkan untuk menyanyi di klub dengan live band di seluruh Singapura. Disebabkan oleh tanggapan yang luar biasa, dia juga kerap diundang untuk membuat penampilan di televisi untuk tampil di banyak variety show oleh Suria Channel dan channel lokal lainnya

Rosalinapun diketahui telah berhasil membuat 3 album lagu dangdut di negaranya di singapura 2 album dangdut, (Rosalina Yok Dangdut & Rosalina Sayang). Sedangkan Album Rosalina yang ketiga memiliki aliran progresif pop, dengan judul 'Rosalina Hanya Untuk Mu'.

Penampilan dan kiprah Rosalina pun sudah tak usah di pertanyakan lagi, ia pernah mengadakan konser mini yang sangat mengagumkan dengan Nasional Dewan Kesenian di Esplanade 2 Tahun lalu. Mengundang beberapa penyanyi dangdut lokal dan musisi legendaris, Zaleha Hamid.

Ia berharap albumnya ini bisa diterima oleh pecinta musik dangdut tanah air Indonesia bahkan di negeri asalnya singapura, terima kasih buat teman teman yang sudah support lagu lagu Rosalina ….
Maju Terus Musik Dangdut Indonesia….


New Single Afgan & Raisa "Percayalah"

Ramaloka - Selalu ada kejutan manis dari Afgan. Mencoba hal baru dan menampilkan sesuatu yang baru selalu dihadirkan Afgan untuk memuaskan para penikmat musiknya. Setelah sukses berduet dengan Rossa lewat lagu Kamu Yang Ku Tunggu, kini penyanyi bernama lengkap Afgansyah Reza tersebut berkolaborasi dengan Raisa untuk single terbarunya. It’s a big surprise!

Siapa tak kenal Raisa, penyanyi berwajah cantik dan bersuara emas ini sudah mencuri hati para pencinta musik Indonesia sejak awal kemunculannya di dunia tarik suara. Kemampuan vokal dan lagu-lagu hits-nya membawa Raisa sebagai salah satu penyanyi solo wanita papan atas saat ini.



Kolaborasi antara Afgan dan Raisa tentunya akan terasa spesial. Keduanya adalah penyanyi yang diidolai banyak orang saat ini. Tak banyak yang tahu, Afgan dan Raisa ternyata adalah kawan lama dan bersekolah di SMA yang sama. Sering menyanyi berduet diatas panggung, ternyata membuat keduanya saling mengagumi kemampuan bernyanyi satu sama lain. Tidak heran jika lantas baik Afgan dan Raisa memiliki keinginan dan impian untuk membuat project bersama.

Kini keinginan tersebut terwujud dengan hadirnya single “Percayalah”, lagu yang diciptakan Afgan, Raisa bersama Adrian Rahmat Purwanto ini ternyata sudah lama mereka buat. “Kita udah lama banget pengen bikin lagu duet. Selera musik, warna suara dan cara bernyanyi kita hampir sama,”, jelas Afgan.  “Kita sama-sama ngerasa bahwa kita adalah rekan duet yang ideal. Akhirnya di tahun 2013 kita menulis lagu ini. Setelah 2 tahun lagunya ga disentuh sama sekali. Pas kita ketemu meeting lagi, nada dan liriknya masih hafal banget. That's how you know a good song!Dari sekian banyak lagu dan waktu yang berlalu, tetep nyangkutnya di lagu ini dan akhirnya bisa rilis”, ujar Raisa menambahkan.

Lagu yang diaransemen dengan sangat indah oleh Ari Aru Renaldi ini bercerita tentang cinta sejati. “Lagu ini basicly bercerita tentang cinta yang mendalam, bukan semata-mata tentang pernikahan tapi tentang perasaan dua orang yang saling mencintai. Proses pembuatan lagu ini juga seru banget karena kita kayak effortless aja, tiba-tiba melodinya datang dan mengalir begitu aja. Dan hasilnya alhamdulillah sesuai yang kita pengen”, ujar Afgan.

Baik Afgan maupun Raisa mengakui senang akhirnya dapat merilis lagu duet mereka. Rencananya lagu ini akan ada di album terbaru Afgan dan di album terbaru Raisa nantinya. Selain itu, lagu ini terpilih menjadi Theme Song film “London Love Story” produksi Screenplay. Bagi Raisa sendiri ini merupakan pengalaman yang berbeda karena ini merupakan single duet pertamanya. “Buat aku ini pengalaman yang berbeda banget karena ini duet rekaman pertama ku, dan lagunya tuh super romantis, jadi harapannya lagu ini bisa menjadi ultimate wedding song!”, ucap Raisa tentang harapannya.


Justin Bieber Me-Release Single Terbaru Berjudul "What Do You Mean?"

Ramaloka - Setelah menunggu selama hampir 3 tahun lamanya, akhirnya Global Superstar Justin Bieber me-release single terbaru yang sudah menjadi viral berjudul ‘What Do You Mean?’ pada tanggal 28 Agustus 2015 dan langsung menduduki chart #1 iTunes di 70 negara hanya dalam hitungan beberapa menit saja. 

Single ini kemudian juga diputar oleh iHeart Radio di lebih dari 800 stations di seluruh Amerika setiap jam-nya. Kehadiran single ‘What Do You Mean?’ juga mendapatkan kesuksesan secara viral dengan 30 hari countdown di Instagram Justin Bieber yang didukung oleh beberapa nama artis besar seperti Ed Sheeran, G-Dragon dari Big Bang, Kyle & Kendal Jenner, Asthon Kutcher hingga Chris Martin dari Coldplay. 


Campiagn di twitter dengan mengungkapnya lirik lagu dari ‘What Do You Mean?’ bahkan mendapatkan hingga 100 juta impressions. 

Lyric Video ‘What Do You Mean?’ yang menampilkan skater professional Ryan Sheckler dan sudah mencapai lebih dari 21 juta viewers di Vevo sejak premiere di tanggal 28 Agustus 2015 : https://youtu.be/NywWB67Z7zQ
Music Video ‘What Do You Mean?’ yang menampilkan model seksi Xenia Deli yang sudah tayang tanggal 30 Agustus 2015, mencapai lebih dari 14 juta viewers di Vevo : https://youtu.be/DK_0jXPuIr0

"It's been an amazing journey to write, record and deliver this record to my fans," kata Justin Bieber. "I'm so glad people have participated in it, and I hope they are receptive to it and love it as much as I do. This is only the first step in the journey for me. This album is so personal to me, there's so much of my heart and soul in it, and I can't wait to bring my fans along for the ride."

‘What Do You Mean?’ adalah track pertama yang berasal dari album studio ke-empat Justin Bieber yang akan di release pada tanggal 13 November 2015 oleh R BMG/ DEJ JAM RECORDINGS. Justin Bieber tampil pertama kali secara live membawakan single ‘What Do You Mean?’ di acara MTV Video Music Awards yang ke-32 pada hari Minggu, 30 Agustus 2015 dan selanjutnya akan tampil di The Tonight Show with Jimmy Fallon pada tanggal 02 September 2015


 
RAMALOKA FM : Jl. Mayor Syafe'i No. 66B, Serang Banten Tel: +62 254 203936
Copyright © 2011. Ramaloka FM Serang - All Rights Reserved